Ibadah Pengutusan Mahasiswa PPL

Suasana Khusyuk Warnai Ibadah Pengutusan Mahasiswa PPL STTIS Siau ke Ladang Pelayanan

img 20260213 wa0015SIAU — Menjelang masa praktik lapangan, suasana haru dan sakral mewarnai Ibadah Pengutusan Mahasiswa Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) Sekolah Tinggi Teologi (STTIS) Siau. Ibadah ini menjadi momen puncak penyerahan diri sekaligus pembekalan spiritual bagi para mahasiswa sebelum mereka terjun langsung melayani di tengah-tengah jemaat dan masyarakat.

Puncak kesakralan ibadah terekam jelas pada prosesi pengutusan. Dalam balutan jas almamater berwarna ungu kebanggaan kampus, para mahasiswa tampak bersimpuh dengan kepala tertunduk, memanjatkan doa kesediaan. Di hadapan mereka, hamba Tuhan yang bertugas mengenakan jubah liturgis putih, bersama pimpinan kampus, serta jajaran dosen dan pendidik, tampak mengangkat tangan untuk memberikan berkat dan doa pengutusan.

Prosesi penumpangan tangan dan doa ini bukan sekadar seremonial belaka, melainkan simbolisasi penyerahan mandat pelayanan dari institusi kepada mahasiswa, sekaligus memohon penyertaan Tuhan atas tugas yang akan mereka emban. Dalam pesan pengutusan yang disampaikan, para mahasiswa diingatkan kembali bahwa program PPL adalah wujud nyata dari aplikasi ilmu teologi yang telah dipelajari di ruang kelas.

“Momen bersimpuh ini adalah tanda kerendahan hati saudara-saudara untuk mau dibentuk dan dipakai Tuhan di ladang-Nya. Jadilah pelayan yang tangguh, pembawa damai, dan terang bagi jemaat di mana pun saudara ditempatkan. Ingatlah bahwa saudara membawa nama baik almamater, dan yang terpenting, membawa misi kasih Kristus,” demikian kutipan pesan khotbah yang disampaikan dengan penuh wibawa. Momen pengutusan yang mendalam ini turut disaksikan oleh civitas akademika, jemaat, serta undangan yang hadir memenuhi area belakang ruang ibadah. Keheningan doa yang dipanjatkan oleh seluruh hadirin seakan turut menopang langkah para mahasiswa. Nuansa ruangan yang ditata sedemikian rupa, lengkap dengan meja berornamen liturgi beralaskan kain ungu di sisi kanan, semakin mempertegas makna ibadah gerejawi tersebut.

Dengan selesainya ibadah pengutusan ini, mahasiswa STTIS Siau secara resmi dilepas untuk melaksanakan program PPL di berbagai wilayah pelayanan. Diharapkan, sekembalinya mereka ke kampus nanti, mereka akan membawa pengalaman spiritual dan praktis yang berharga untuk mematangkan panggilan mereka sebagai calon-calon hamba Tuhan.